Tak Hanya Minyak Bumi, Harga CPO Juga Terkoreksi Tajam ke Level 4.538
Sejalan dengan pelemahan minyak mentah Brent, harga Palm Oil Futures terpangkas 2,26% hari ini. Koreksi ini terjadi setelah CPO menyentuh level tertinggi tahunannya di awal April.
Harga CPO Ikut Tergelincir di Tengah Pelemahan Minyak Global Tekanan jual di pasar komoditas nampaknya merembet ke sektor minyak nabati. Mengikuti jejak Brent Oil yang melemah ke level $96, harga kontrak berjangka minyak sawit mentah atau Palm Oil Futures juga terpantau merosot signifikan pada perdagangan hari ini.
Ringkasan Performa Pasar Berdasarkan data terbaru, harga CPO mencatatkan penurunan sebagai berikut:
Harga Saat Ini: 4.538,00
Perubahan Harian: Turun -105,00 (-2,26%)
Perubahan Mingguan: Terkontraksi sebesar -4,76%
Analisis Tren: Koreksi dari Level Puncak Melihat grafik jangka menengah, harga CPO sebenarnya baru saja mencapai titik tertinggi tahunannya (yearly high) di awal April 2026 yang hampir menyentuh level 4.800. Namun, dalam sepekan terakhir, harga mengalami pembalikan arah (reversal) yang cukup tajam.
Korelasi antara minyak bumi dan minyak sawit tetap kuat. Ketika harga minyak mentah (Brent) turun, daya tarik minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel cenderung berkurang, yang kemudian memicu aksi ambil untung (profit taking) oleh para investor di bursa komoditas.
Proyeksi Jangka Pendek Meski dalam skala harian dan mingguan terlihat memerah, secara kumulatif 3 bulan terakhir CPO masih mencatatkan pertumbuhan positif sebesar +12,33%. Level 4.538 kini menjadi area support penting. Jika pelemahan Brent Oil terus berlanjut, besar kemungkinan harga CPO akan kembali menguji level psikologis 4.250 yang sempat menjadi area konsolidasi pada bulan Februari lalu.




