Loncatan Ciamik! Saham SCMA Meroket 6,21%, Tembus Top 100 Klasemen Market Cap BEI
Saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) mencatatkan penguatan tajam 6,21% di level Rp308 per lembar. Kenaikan ini sukses membawa SCMA merangsek naik 5 peringkat menembus jajaran elit 100 besar emiten BEI.
Gairah Sektor Media: SCMA Merangsek ke Peringkat 99
Di tengah pergerakan indeks yang fluktuatif, saham dari sektor media dan hiburan justru sukses mencuri panggung. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) mencatatkan lonjakan harga yang impresif pada penutupan perdagangan kemarin, menjadikannya salah satu saham dengan performa paling mencolok di jajaran mid-cap.
Berdasarkan data perdagangan bursa, saham pengelola stasiun televisi SCTV, Indosiar, dan platform Vidio ini ditutup menguat 6,21% (naik 18 poin) ke level harga Rp308 per lembar saham.
Nyalip Tikungan, Gusur Banyak Emiten
Kenaikan harga yang signifikan ini berdampak langsung pada posisi kapitalisasi pasar (market cap) SCMA. Dengan valuasi yang kini menyentuh angka Rp22,8 Triliun, SCMA berhasil melakukan "lompatan galah" dengan naik 5 peringkat sekaligus.
SCMA kini resmi masuk ke dalam jajaran elit Top 100, tepatnya bertengger di Peringkat ke-99. Loncatan ciamik ini secara otomatis menggusur beberapa emiten yang sebelumnya berada di atasnya, seperti PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) yang harus turun ke posisi 100, dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang tergelincir ke posisi 102.
Momentum Rebound atau Tren Jangka Panjang?
Masuknya SCMA ke dalam jajaran 100 besar market cap ini menjadi sinyal positif kembalinya minat investor terhadap sektor penyiaran dan digital. Pelaku pasar kini menanti apakah tren bullish jangka pendek ini didukung oleh perbaikan fundamental dan lonjakan pendapatan iklan, atau sekadar teknikal rebound.
Jika SCMA mampu mempertahankan momentumnya, target selanjutnya adalah menyalip emiten cat PT Avia Avian Tbk (AVIA) yang berada tepat di atasnya pada peringkat 98 dengan selisih market cap yang tak terpaut jauh.




